The Pelican Brief movie, the dissapointing journey to download it..

I was about 5 years old when the movie was released. That’s why i excuse my self for being out-of-date =p..

I’ve tried so hard to download this movie because i’ve read the book and been impressed by it. But then after i’ve found the movie (Fuad actually made it for me, thanks bro..). Im a bit dissapointed by the movie. So many interesting scenes arent well explored in the movie. Moreover when I find that the actors do not move well (eh??), i mean they arent playing naturally.

I have imagined the great story and situation by reading the book. So, the movie kicks me down to earth.

Julia Robert and Denzel Washington, both of them are my favorites, cannot give a hit (for me).

the significance of American Studies.. (especially for foreign scholars)

I recently heard many people around me question about the significance of American Studies for their life..

is it merely beneficial for those who study American Culture?

Of course not.

I have already questioned my mind over about the importance of American Studies in my life or in my culture’s development. After I’ve dig deeper, then, i find several facts that direct me to the significance of American studies.. not only for the marking points of American Students.

Here it is my opinion:

1. the interdisciplinary studies

American Studies, in my opinion, is the initial studies who introduces the use of interdisciplinary studies in its methodology. This is a colaborative method creating new perspectives to see an object study. Through this method, a case study can be seen and evaluated from many perspectives. Thus, the goal will be achieved in more accurately result.

wait.. i’ve got to go.. will be back to rewrite soon.

destinationsolo.com

Just to cheer up my blog,

Today, Tuesday, February 16th 2010, IO – Puskom Team UNS Solo in collaboration with Local Government of Solo, held a workshop “destinationsolo.com” at Puskom 2nd floor, UNS Solo. This workshop was dedicated for the tourism actors in Solo city and its surrounding.

Aku sedang belajar Matematika..

walaupun baru semalam tadi dan pagi ini aku membuka kembali buku matematika, tapi aku berani commit:

aku akan berusaha untuk belajar apapun, semua yang dulu tidak akan kusentuh..

 

termasuk matematika. Hehehe sedikit kesulitan karena pola pikir yang sudah kubentuk dalam otakku adalah: Matematika sulit dan bahwa manusia diberikan kelebihan dan kekurangan masing2 termasuk kebodohanku dalam matematika adalah sangat wajar. Tapi karena Sonny, kemarin sempat memberikan wacana sebuah buku yang mengulas tentang kecerdasan orang Yahudi, pikiranku jadi sedikit terbuka.

Bahwa otak manusia adalah sama, bahwa masing-masingnya akan berkembang tergantung dari cara manusia itu sendiri mengembangkan kemampuan otaknya. Dan dari ulasan tentang buku itu, aku tahu bahwa calon ibu dan bapak yahudi selalu menyempatkan diri untuk mengerjakan soal2 matematika dan banyak2 mambaca serta menghafalkan sesuatu selama masa ibu mengandung. Hmm.. hebat ya? Jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa apa yang kita pelajari akan sangat berguna bagi calon bayi. Bahwa ternyata otak mereka sudah berkembang selama masa kehamilan (tapi mungkin masih dalam alam bawah sadar, ya? karena mereka tetap belum bisa mengingat memory2 masa balita).

 

Bukan bermaksud untuk meniru budaya mereka, tapi orang pandai adalah orang yang bisa berpikir dan memfilter segala sesuatu-nya. Dan yang ini kuanggap tidak meniru tapi melihat dengan kebijaksanaan.

Jadi mulai sekarang, aku akan berusaha untuk tidak mencap sesuatu itu SULIT, tapi mempelajarinya terlebih dahulu.

aku..aku dan aku..

ini bukan tentang suatu filsafat, tapi kesukaanku mendengar kata AKU meluncur dari bibir ibuku atau melalui sms-sms yang beliau kirim..

 

seperti hari ini ketika aku meng-sms ibuku, memberinya semangat, beliau membalasa dengan:

“Iyalah aku lg penataran hari terakhir.” hehehe aku suka dengan cara beliau mengatakan AKU, walau kadang-kadang lebih ke mamah dalam mereferensikan dirinya.

Bukan hal yang besar, tapi satu kekaguman pada keunikan yang diberikan Allah dihadapanku. Aku tidak akan pernah berhenti bersyukur memiliki semua ini. Tak ingin aku memiliki yang lebih dari mereka, aku merasa aku kaya bersama mereka, bersama ibuku.

Alhamdulillah..Alhamdulillah..

maaf, bila kumenyumpahi-mu

sepanjang usiaku, aku belum pernah (tidak) menyumpahi kampanye partai xxx ini..

bukan bermaksud menjelek2kan ato menjatuhkan, tapi respek-ku terhadap partai yang satu ini selalu berkurang hari-demi-hari, terutama ketika aku disuguhi pemandangan kampanye arak-arakan mereka. Tepatnya kemarin, ketika aku dengan santai dan penuh kebahagiaan, tidur sampai siang (jam7an), tiba-tiba aku denger suara motor yang gak berguna wang-weng-wang-weng di depan kosku.. Huuaaaa… ‘sabarrrr’ begitu kataku pada diriku sendiri, ketika motor katrok itu lewat sekali. Baru saja mimpiku akan aku lanjutkan, saat (aku asumsikan motor yang sama) itu lagi balik dengan wang-weng-annya yang masih sama dan gak ada inovasi. Kutahan diriku dan mencoba bersyukur karena ada yang bangunin..


Tapi setelah berkali2 motor terkutuk itu masih melakukan hal yang sama (sampai sore!!!) aku mulai menangis dalam hati, aku kecewa, terluka dan merana karena jatah tidurku yang nikmat jadi terganggu. Aku mulai marah, dan dengan perasaan teraniaya, aku mengatungkan tangan (berdoa)…. Ya Allah, berikanlah yang terbaik, biarkanlah si pelaku jatuh sedikit ato apa.. biar dia tau rasa, Ya Allah. Ya Allah, hamba-Mu ini bukan bermaksud mengutuk, tapi gimana.. dia itu bego dan gak sopan. Hanya kepada-Mu Ya Allah, aku memohon…


Ya itulah, aku jadi tidak tidur, karena setiap motor itu lewat, aku berguman: JATUH..JATUH…JATUH…

bukan bermaksud mengutuk, tapi dengan cara inilah aku mengungkapkan ketidaksukaan-ku pada ‘kebodohan’mu, dengan menyumpahimu, aku merasa LEGA….

pernikahan Dono dan Ex-jivesa Brotherhood Wedding Party League

hm.. memang kenyataan yang sering aku sangkal akhir2 ini, bahwa aku sudah mulai beranjak tua, terbukti..

bukti yang paling kongkret adalah banyaknya undangan pernikahan yang masuk ke kotak pos-ku, dan banyaknya pertanyaan-pertanyaan: “kapan giliranmu?”, “habis lulus mau apa?”, “sampe bab berapa?” “wisuda kapan?”.. Pertanyaan-pertanyaan yang menghempasku kedalam lubuk yang terdalam dan terhitam (uuhuuiiii..).

Jadi, sebenernya niatku menulis ini adalah,sebagian mengingatkan diriku sendiri dan sebagian lain mengingatkan orang lain: bahwa aku masih belum tua.. bahwa aku masih muda, bahwa aku masih… uhmmm…banyak makan (ya kan? orang tua kan gak boleh makan banyak2), bahwa masih hak-ku untuk lama2 tidur.. tidur sampe siang.. bahwa masih hak-ku untuk manja2an..

ketika aku akan membicarakan tentang pernikahan di umur yang muda, maka pernilakahan dini-lah yang paling tepat untuk dijadikan ‘term’. Tapi kalo, aku yang masih menganggap pernikahan bagi seumuran kami itu ‘terlalu dini’, padahal yang sebenarnya semurun kami itu maksudnya sudah tua, berarti, pernikahan Dono lah yang pantas aku pakai.. Dan kali ini, pernikahan Dono-nya si Cory ex-jivesa. (Iyaaaa… si Cory yang gede-nya gak ngelebihi telingaku itu…, iya.. yang dulu sukanya: Budddiiiiiiii -dengan gaya BangRoma). Jadi rencana-nya hari ini aku pulang kampung karena besok Cory menikah, hari ini sudah akad.. Kebayang gak ya? gimana perasaan mamih and papih-nya melihat anaknya yang masih kecil tapi tua itu menikah?

Dari acara ini, aku kebagian jatah pesen piala.. Dengan segenap kemampuan aku akhirnya bisa pesen walopun hanya via sms. Tadi-nya aku pengen buat yang seperti vandel aja, kaca ato logam kuningan, biar kayak award2 gitu. Tapi pas tanya harga, ternyata.. WOOOWWW… maahhhaaaalllll… Jadi akhirnya buat piala bergilir yang biasa itu, yang kayak lomba2 17an. hehe. Tadi malem nobita sms:

(hanya berdasarkan ingatan) wah, gak tau bentuknya ya? kamu pesene gmn?

kiki: yaaa… bentuke kayak piala to nob…nob.., masak kayak TV? tadinya mau aku buat vandel dari kaca, tapi harganya ***.000, jadinya piala biasa. Paling ntar ada tut wuri handayani-nya hehehehehe.

dari sms-nya Nobita bilang pengen-nya sih ada pengantin-nya di pucuk piala, hehe. Tapi aku pikir piala seperti ini kan belum umum.. masak ada Liga pernikahan?? Jadinya aku mikir mungkin bisa ditempelin foto-foto yang menikah aja, biar tambah keliatan kampungan hehehe. Kan semakin kampungan, semakin mencerminkan ex-jivesa, apalagi yang murah..

rencana-nya tulisan di piala itu akan berbunyi: Dedicated to the champion of Ex-jivesa brotherhood wedding party league, Gladiool HS.

Dan itu yang merencakan tulisannya adalah akuuu..