walaupun baru semalam tadi dan pagi ini aku membuka kembali buku matematika, tapi aku berani commit:
aku akan berusaha untuk belajar apapun, semua yang dulu tidak akan kusentuh..
termasuk matematika. Hehehe sedikit kesulitan karena pola pikir yang sudah kubentuk dalam otakku adalah: Matematika sulit dan bahwa manusia diberikan kelebihan dan kekurangan masing2 termasuk kebodohanku dalam matematika adalah sangat wajar. Tapi karena Sonny, kemarin sempat memberikan wacana sebuah buku yang mengulas tentang kecerdasan orang Yahudi, pikiranku jadi sedikit terbuka.
Bahwa otak manusia adalah sama, bahwa masing-masingnya akan berkembang tergantung dari cara manusia itu sendiri mengembangkan kemampuan otaknya. Dan dari ulasan tentang buku itu, aku tahu bahwa calon ibu dan bapak yahudi selalu menyempatkan diri untuk mengerjakan soal2 matematika dan banyak2 mambaca serta menghafalkan sesuatu selama masa ibu mengandung. Hmm.. hebat ya? Jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa apa yang kita pelajari akan sangat berguna bagi calon bayi. Bahwa ternyata otak mereka sudah berkembang selama masa kehamilan (tapi mungkin masih dalam alam bawah sadar, ya? karena mereka tetap belum bisa mengingat memory2 masa balita).
Bukan bermaksud untuk meniru budaya mereka, tapi orang pandai adalah orang yang bisa berpikir dan memfilter segala sesuatu-nya. Dan yang ini kuanggap tidak meniru tapi melihat dengan kebijaksanaan.
Jadi mulai sekarang, aku akan berusaha untuk tidak mencap sesuatu itu SULIT, tapi mempelajarinya terlebih dahulu.
Posted by indah on January 17, 2010 at 5:41 am
humm..cieee..yang mo nikah..yang mo nikah taon ini ^^ undanganny miss